Cari Artikel

Sabtu, Januari 12, 2008

Cerita Sedih dari Jalak Harupat (Persib 0-1 Persitara)

Minggu (1/12), saya beserta rombongan Viking Unpad yang kira-kira berjumlah 20 orang akan menyaksikan pertandingan Persib-Persitara di Stadion si Jalak Haupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Ya, pertandingan ini dilangsungkan di Jalak Harupat karena Persib harus menjalani partai usiran sebagai buntut dari kerusuhan saat Persib menjamu Persikabo (5/9).

Rombongan Viking Unpad berkumpul dulu di kampus Dipati Ukur. Akhirnya jam setengah empat, rombongan Viking Unpad pun berangkat. Perjalanan menuju jalak harupat cukup jauh. Melewati sawah-sawah gitu. Akses jalan pun sangat sempit. Gila, stadion kok tempatnya terpencil banget ya.

Kira-kira pukul 17.00 rombongan tiba di Jalak Harupat. Rasa lelah setelah melalui perjalanan jauh berganti dengan rasa kagum setelah melihat kemegahan stadion Jalak Harupat. Amazing! Bisa dibilang ini stadion bintang lima, yah kalo di Eropa mungkin mirip dengan Old Trafford ya.. Kapan ya Persib bisa memiliki stadion seperti ini?

Di Jalak Harupat ada rombongan North Jak (NJ mAnia), suporter Persitara Jakarta Utara. Mereka ternyata musuh The Jak juga ya. Ikut-ikutan nyanyi "tralalallala the jak an***g, the jak tai an***g." Trus parahnya lagi di bus north jak ada tulisan F**k The Jak. Yah parah banget ya The Jak, ama yang sekota aja bisa musuhan gitu gimana ama yg luar kota. Lelah dan lapar setelah melalui perjalanan jauh, anak-anak Viking Unpad pun ngadahar heula. Ngadahar kupat tahu, yah murah lah ngan tilu rebu.. Lumayan, buat pengganjal perut.

Pukul 17.30 kami pun memasuki stadion di tribun utara. Pintu masuk stadion aja keren abis bro! Sulit dilukiskan dengan kata-kata. Rasa kekaguman pun bertambah ketika memasuki stadion. Kapasitas stadion mungkin bisa dikatakan dua kali lipat stadion siliwangi. Sekitar lima puluh ribu penonton lah... Dan semua orang kebagian tempat duduk, tidak seperti di siliwangi yg pasedek-sedek. Rumput stadion yang rapi, lampu yang terang benderang, serta papan skor elektronik menambah kesempurnaan stadion ini.

Pertandingan masih sekitar satu jam lagi, suasana di stadion sudah sangat semarak, penuh dengan lautan biru. Yah, maklum saja NJ Mania juga menggunakan baju biru. Sepintas, tak bisa dibedakan mana yg bobotoh mana yg NJ Mania. Bobotoh dan NJ Mania bersatu, damai tanpa tindak anarkis. Yel-yel dari NJ Mania mungkin bisa membuat panas kuping The Jak. “Jakarta ada lima wilayah. Jakarta bukan punya The Jak. Musuh gw cuma satu. The Jak an***g musuh gw.” Begitulah nyanyian NJ Mania, supporter yang notabene sekota dgn The Jak. Suasana malam itu memang luar biasa. Tentunya bobotoh mengharapkan kemenangan, sama seperti Persib terakhir bermain di sini, melibas KLFA 5-0. Tapi, apa yang terjadi benar-benar tak bisa diprediksi.

Pertandingan pun dimulai pukul 19.00. Persib mengawali pertandingan dengan mengambil inisiatif serangan. Sebuah gol dari pemain Persib dianulir wasit karena dianggap offside. Dan langsung disambut teriakan, "wasit goblog." oleh para bobotoh.

Menit ke 30 an gitu, petaka muncul bagi Pasukan Maung Bandung. Sebuah tusukan dari sisi kiri berhasil dimanfaatkan menjadi gol oleh Itimi Dickson. 1-0 untuk tim tamu. Gol yg disambut gegap gempita oleh NJ Mania dan disambut lemparan botol oleh para bobotoh.

Tersentak, Persib pun berusaha bangkit. Beberapa serangan dilakukan. Sampai babak pertama berakhir, kedudukan masih tak berubah. Babak kedua, persib masih sulit untuk mencetak gol. Akhirnya mimpi buruk itu kembali terjadi, Persib harus kembali menelan kekalahan di depan publiknya sendiri. Sebuah kekalahan yg membuat peluang ke 8 besar "hampir mustahil", bahkan lolos ke Liga Super pun masih belum tentu.

Pertandingan usai, tapi para polisi sepertinya masih ingin mencari muka. Gila aja, mereka melempar botol minuman dan juga batu ke arah kami. Padahal kami, Viking Unpad, tidak melakukan apa pun. Buset, udah kesetanan kali ya polisinya. Citra polisi benar-benar bisa turun karena kejadian ini.

Malam yang mencekam. Tak tahu apa yang salah dari persib. Main di siliwangi eleh, di jalak harupat, stadionna geus alus eleh oge. Aya naon atuh ieu teh. Tapi tak apa. Eleh menang aing tetep Persib!

Rombongan viking Unpad baru bubar pukul 22.00. Menunggu kendaraan lain keluar agar tidak terlalu macet. Kami pun pulang ke kediaman masing-masing. Yah malam yg mengenaskan untuk publik bandung yg harus diambil hikmahnya. La tahzan (jgn bersedih) Persib! Bangkitlah, raihlah kembali kemenangan!!

6 komentar:

Anonim mengatakan...

VIKING ANJING

liairna mengatakan...

hidup persib :)

Cara Mudah Atasi Toilet Mampet Tanpa Harus Sedot WC mengatakan...

senang sekali bisa berkunjung ke blog anda
sangat menarik dan bermanfaat sekali
terimakasih banyak gan

dadang suryana mengatakan...

Viking n nj bsa harmonis tv bukan the jak anjing,babi,setan

dadang suryana mengatakan...

Viking n nj bsa harmonis tv bukan the jak anjing,babi,setan

Cara Kuras Septictank Tanpa Ribet mengatakan...

saya suka sekali info nya
gak bikin bosan gan
terimakasih

Poskan Komentar

silakan komentarnya..
kalo gak punya blog, pilihnya name/url.. urlnya kosongin aja.. okey.. thx a lot