Cari Artikel

Tampilkan postingan dengan label analisis dan prediksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label analisis dan prediksi. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 16, 2008

Final Champions 2007-08





Stadion Luzhniki, Moskow tanggal 21 Mei nanti akan menjadi saksi sejarah dua tim asal Inggris untuk beradu menjadi yang terbaik.
Jangan lewatkan pertandingan MANCHESTER UNITED vs CHELSEA

selengkapnya...

Rabu, April 30, 2008

Pencerahan + Indonesia-Yaman

Ada posting terbaru di Kumaha Aing yaitu tentang ramalan paranormal. dan juga tentang Indonesia-Yaman.
Silakan klik di sini.

Bagaimana serunya pertandingan Indonesia-Yaman? Saat itu Bambang Pamungkas mencetak gol kemenangan untuk timnas Indonesia. Apakah Bayern Muenchen benar akan ke Indonesia?
Silakan klik di sini

Rabu, April 16, 2008

Inter, Double Winners?

Paruh musim pertama, kekuatan Inter Milan di Serie-A seakan tak terbendung. Rasanya La Beneamata akan mudah meraih scudetto, bahkan Liga Champions menilik performa yang luar biasa di paruh musim pertama. selengkapnya ....

Rabu, April 09, 2008

Titanic, Liga Champions, dan ...

Belajar dari Musibah Titanic

Tahun 2007 lalu, Indonesia ditimpa dengan berbagai musibah. Dari mulai jatuhnya pesawat Adam Air, tenggelamnya KM Senopati, terbakar dan tenggelamnya KM Levina I, dan terbakarnya pesawat Garuda. selengkapnya ...

Kamis, April 03, 2008

Mancini (tak) harus Pergi

Sebelum kedatangan allenatore Roberto Mancini pada musim 2004-05, Inter Milan selalu saja kesulitan meraih gelar bergengsi. Inter selalu gagal meraih scudetto sejak meraihnya pada musim 1988-89. Tentunya hal tersebut merupakan aib untuk klub sebesar La Beneamata. selengkapnya...

Kamis, Maret 20, 2008

Prediksi Liga Champions

LIGA CHAMPIONS ... Yah walaupun klub favoritku Inter udah tersingkir boleh dong aku buat prediksi..

Yang jelas Liga Champions musim ini tuh tak lepas dari yang namnaya balas dendam..
Partai balas dendam tersaji pada pertandingan AS ROMA vs MANCHESTER UNITED. musim lalu ROMA kalah telah, dibantai habis-habisan ama MU 7-1! Musim ini di penyisihan grup Roma kembali bertemu MU. Dan lagi-lagi di Old Traffor roma kalah walaupun hanya 1-0.
Tentunya semangat membalas dendam berkecamuk di dada para pemain Roma. Ga mungkin dong mau kalah ampe tiga kali ama MU, secara gitu loh. Apalagi di SERIE A roma rasnya udah ga mungkin deh jadi juara.. hehehe.. MAKANYA ceuk AING mah ROMA bakal lolos ke semifinal..

BARCELONA vs SCHALkE 04. Udah pasti lah. Cuman keajaiban seperti yang terjadi di PIALA FA aja yang bisa menghentikan langkah barca tuk lolos ke semifinal.

LIVERPOOL vs ARSENAL ..Hmm ga usah diomongin lagi udah ketebak lah. Inter ajah yang super duper jago banget bisa kalah ama LIVERPOOL, apalagi ARSENAl yang didominasi pemain muda. THE REDS yang lolos ceuk AING mah.

TRUS ada CHELSEA vs FENERBAHCE. Geuleuh urang ka chelsea, naon lwannya teh ecek-ecek kabeh. Habis lawan Olympiakos lawan fenerbahce deui. Coba Inter di posisi Chelsea PASTI lolos juga. Matakna CEUK AING Chelsea bakal menang... yakin deh.

MAKA, menurut AING, semifinal 1: LIVERPOOL vs CHELSEA. Ini juga ajang balas dendam. Apalgi chelsea sempat dua kali takluk di babak semifinal dari LIVERPOOL. Inilah saatnya Grant membuktikan bahwa ia bisa lbeih baik dari Mourinho. Ga ada dalam sejarah ada tim yg takluk 3 kali ama tim yang sama. Ada saatnya untuk membalas dendam. Dan inilah momen yang sangat tepat bagi the blues untuk membalas dendam dan lolos ke partai puncak.
semifinal hiji deui: BARCELONA vs AS ROMA. Di sini pengalaman lah yang lebih berperan. Roma pasti ciut waktu tampil di semifinal. BARCA ynag lolos ke partai puncak..



dan final yang paling ideal, the grand final versi KUMAHA AING adalah ....: BARCELONA vs CHELSEA!!!
Tiga musim berturut-turut dua tim ini bertemu, dan alangkah menariknya jika ini menjadi musim keempat kedua tim ini bertemu. Sngat disayangkan di chelsea sudah tak ada lagi sosok jose mourinho yang selalu membuat tensi pertandingan ini sangat panas. TAPI yang jelas, melihat skill yang dimiliki pemain dari kedua klub, pertandingan yang cocok emang final bukan perdelapanfinal atau penyisihan grup seperti musim-musim sebelumnya..
DAN pemenangnya menurut versi KUMAHA AING adalah: CHELSEA!! wHY?? tEUING Atuh, ngarana oge kumaha aing, jadi tong protes yah?? =D

Kamis, Maret 13, 2008

Bangkit, Inter!

tidur cuman 3 jam ey..

kan baru tidur jam 11 malem, pulang dari LIA tea.
trus jam 1 bangun qiyamullail..
yang jelas aku ga jadi salat qiyamul lail sambil nonton bola kan. Nanti kalo sambil nonton bola pas "waladdholliiin.." malah bilang "goallll!" ah udah ah lieur.

trus bangun lagi jam 02.30 mau nonton inter-liverpool
kalo ditotal emang cuman tidur 3 jam doang.
makanya pas di kampus ngantuk banget

bukan cuma ngantuk, kecewa berat juga..
inter yang harus menang 3-0 biar lolos malah kalah lagi 1-0. dan inter mendapat kartu merah lagi si burdisso.
si cruz sering membuang peluang emas..
emang sih reina lagi keren kemaren.

udahlah ga usah dibahas lagi..
btw valentino rossi ikut nonton. Dia duduk di sebelah antonio cassano dan marco materazzi. Si rossi kan emang interisti..


gol torres membenamkan mimpi inter

jadilah 4 tim premier league mendominasi perempatfinal liga champions.. negara lain: italia, spanyol, turki, dan jerman masing-masing menempatkan satu wakil sajah.

yang jelas, ternyata sejarah tahun 1965 saat inter mengandaskan Liverpool tidak terulang. Yang terjadi justru pengulangan sejarah, inter tak berkutik di Eropa. Jadi rindu zamannya Hellenio Herrera saat menjadi La Grande Inter: Inter yang hebat.
jangan sedih... masih bisa double winners....!

bahkan setelah kekalahan ini mancini berniat mengundurkan diri. Untunglah Mancio tak jadi mengundurkan diri setelah dibujuk Massimo Moratti.


BANGKITLAH INTER, RAIH SCUDETTO DAN COPPA!!

Jumat, Februari 29, 2008

Game Over for AS Roma and Juventus!!

Di Liga Champions first leg babak 16 besar musim ini (19.2), Inter boleh kalah dari wakil Inggris, Liverpool. Namun secara tidak langsung Inter telah sukses menaklukkan tim Premier League, khususnya dalam masalah rekor.

Musim 2006-07 Inter berhasil menjadi juara dengan rekor poin tertinggi di Eropa, yakni 97 poin. Inter berhasil memecahkan rekor Chelsea yang juara di musim 2005-06 dengan 95 poin. Inter bahkan mengukir rekor 17 kali kemenangan beruntun, rekor yang tak dapat dilakukan klub Inggris mana pun.

Musim ini Inter berpeluang menyamai rekor tim Inggris lain, yakni Arsenal di musim 2003-04 yang menjuarai Liga tanpa terkalahkan. Hal ini tidak mustahil akan terjadi mengingat kini Inter menjadi satu-satunya tim Eropa yang belum terkalahkan di liga. Pertandingan sisa melawan klub-klub besar seperti Juventus, Fiorentina, dan Milan pun dilangsungkan di Giuseppe Meazza. Tentunya ini menjadi handicap bagi Inter. Khusus, pertandingan melawan Milan, walau Inter berlangsung sebagai tim tamu, toh pertandingan tetap dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza.

Bahkan bukan hal yang mustahil, Inter sanggup melewati rekor Arsenal yang tak terkalahkan dalam 49 pertandingan liga. Kita tunggu saja apakah La Beneamata mampu merealisasikannya.

Inter vs Roma: Unjuk Gigi Dua Kapten
Pertandingan Inter melawan Roma di Stadion Giusseppe Meazza (27/2) bisa dibilang merupakan unjuk gigi dua kapten kesebelasan. Pada pertandingan ini, Fransesco Totti dan Javier Zanetti sama-sama sukses mencetak gol.

Roma leading lebih dulu pada menit ke-37. Totti sanggup memaksimalkan umpan dari Taddei dengan sempurna. Gol yg cukup indah dari Il Capitano.

Menit 84, saat Inter tampaknya akan mengalami kekalahan pertama musim ini.. petaka terjadi di kubu Roma. Philippe Mexes dikeluarkan setelah mendapat kartu kuning kedua. Inter memasukkan pemain 17 tahun, Mario Balotelli untuk mempertajam serangan.

Akhirnya sesaat setelah tandukan Hernan Crespo sanggup dimentahkan Christiano Doni, Javier Zanetti sanggup memecah kebuntuan.. Skor akhir 1-1... Hatur nuhun ah, Kang Javier golna.. Lamun teu lepat, ieu teh gol kahiji akang nya musim ieu? Tong hilap nya emut ka abdi..! (naon deui)

Kalo gak salah ada yg lempar kembang api. Yah kalo di Indonesia sih lempar botol, kalo di Italia mah kembang api. Di Italia ada suporter yang mati di Indonesia juga ada. Liga Indonesia emang beda sih ama liga Italia tapi bisa dibilang "mirip" sih. Tapi kalo bicara prestasi sih bagai bumi dan langit. Kalo orang Italia ditanya Indonesia pasti jawabnya gini, "Hah, Indonesia?? Where is it?? I don't know about Indonesia.. Ooohh.. Bali.. , I know about Bali.."
hah, cape deh.. =D =_+

Fan suporter Inter sangat antusias menyambut hasil ini. Interisti ada yang menuliskan "GAME OVER" Yah game over untuk semua pesaing-pesaing Inter termasuk Roma dan Juventus, karena selisih poin sulit untuk dikejar: 9 dan 13.

Inter 1-1 Roma (HT: 0-1)

Scorers: Totti 38, Zanetti 88.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 16 Burdisso, 26 Chivu, 6 Maxwell; 4 Zanetti, 14 Vieira, 19 Cambiasso (45 Balotelli 58), 5 Stankovic (29 Suazo 46); 7 Figo (30 Pelé 61); 18 Crespo.
Subs not used: 1 Toldo, 23 Materazzi, 24 Rivas, 28 Maniche.
Coach: Roberto Mancini.

Roma: 32 Doni; 77 Cassetti, 5 Mexes, 21 Ferrari, 22 Tonetto; 11 Taddei (4 Juan 86), 16 De Rossi, 7 Pizarro (8 Aquilani 60), 20 Perrotta; 9 Vucinic (14 Giuly 77), 10 Totti.
Subs not used: 27 Julio Sergio,15 Antunes, 30 Mancini, 33 Brighi.
Coach: Luciano Spalletti.

Referee: Roberto Rosetti (Turin).

Booked: Burdisso 51, Taddei 58, Mexes 82, Balotelli 90+1, Perrotta 90+4.
Sent off: Mexes 84.

Kamis, Februari 21, 2008

Inter tak berkutik di eropa??

Rabu (20/2) bangun jam 2.45 mani niat, mau nonton liverpool-internazionaile milan. Eh bangun2 yg nongol malah roma vs madrid, males amet, katanya ada gangguan teknis, jdi gambar liverpool-inter belum dpt.

ya udah tidur lagi, bangun deui jam opat, dah ada sekarang mah bener liverpool-inter.

masih 0-0...hmmm bagus juga sih mainnya di anfield kok, dgn estimasi sanggup meraih kemenangan di giuseppe meazza. Tapi yg ada tuh inter diserang mulu, oh ternyata materazzi kena merah. Walah, udah berapa kali yah inter hrs main dgn 10 orang ...pas lwn juve, udinese, empoli, sekarang dpt lagih..

Yang jelas inter tuh ga keliatan sebagai tim yg memuncaki klasemen serie A dgn 18 kemenangan, 5 seri, tanpa kalah. Di Serie A Inter tercatat sebagai tim yg paling produktif dan juga paling sedikit kebobolan. Semua raksasa serie-A: Roma, Milan, Juventus, Fiorentina semuanya pernah ditaklukkan inter. Tapi di liga champions??? Menghadapi tim yg baru saja kalah oleh tim Divisi I Liga Inggris, inter sangat kerepotan...

Apesnya lagi dua gol liverpool tuh dicetak di menit2 akhir. Bayangin bro,, menit akhir menit 85 ama 90...
sakit hati...aku sakit hati.. kenapa begini.. kenapa ini terjadi berkali-kali... tak pernah aku mengerti.. setiap di champions lagi.. kalah lagi.. padahal di italia tak tertandingi... hikss..hiks...

Tapi emang sih keliatan banget. Inter tdk melakukan satu pun shoots on goal.. tiga tendangan ke gawang semuanya melenceng. Tak ada sihir ibrakadabra, malam itu ia benar-benar dibuat tak berkutik..

tapi tenang , masih ada second leg di giuseppe meazza. Sebenarnya sejarah lebih berpihak pada inter. 12-05-65 Inter sanggup menaklukkan Liverpool 3-0 di kandangnya walaupun pada 15-11-65 kalah di anfield 3-1. Bahkan saat itu Inter sanggup keluar menjadi juara. Pertanyaannya sekarang, apakah sejarah indah tersebut dapat terulang????

Liverpool 2-0 Inter (HT: 0-0)

Scorers: Kuyt 85, Gerrard 90.

Liverpool (4-4-2): 25 Reina; 3 Finnan, 23 Carragher, 4 Hyypia, 12 Fabio Aurelio; 8 Gerrard, 21 Lucas Leiva (15 Crouch 64), 20 Mascherano, 19 Babel (16 Pennant 72); 9 Torres, 18 Kuyt.
Subs not used: 30 Itandje, 6 Riise, 11 Benayoun, 14 Xabi Alonso, 17 Alvaro Arbeloa.
Coach: Rafa Benitez.

Inter (4-4-2): 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 2 Cordoba (16 Burdisso 76), 23 Materazzi, 26 Chivu; 4 Zanetti, 19 Cambiasso, 5 Stankovic, 6 Maxwell; 8 Ibrahimovic, 9 Cruz (14 Vieira 55).
Subs not used: 1 Toldo, 7 Figo, 18 Crespo, 28 Maniche, 29 Suazo.
Coach: Roberto Mancini.

Referee: De Bleeckere (Belgium).

Booked: Chivu 4, Materazzi 12.
Sent off: Materazzi 30.

Minggu, Februari 17, 2008

Semalam suntuk football

Malam minggu ini (16/2) sebenernya ada banyak pertandingan nyambung loh. Cuman aku sih nonton yg Inter ajah, yg lain lihat hasilnya di Sport7.

First, FA Cup: Bristol vs Southampton. Via tendangan bebas Bristol menang 1-0 dan lolos ke perempatfinal.

and next Inter vs Livorno. Inter banyak nyimpen pemainnya dalam rangka menghemat energi jelang big match vs Liverpool di Anfield. So, Ibra, Cruz, materazzi tidak dimainin. Tapi yg namanya Inter tetep ajah dong menang 2-0. Lewat dua gol David Suazo. Berbeda dgn pertandingan sebelumnya, kemenangan kali ini bisa dikatakan "bersih" tanpa bantuan dari wasit. So, kalian para pihak yg sering memojokkan Inter, lihatlah kekuatan Inter yg sesungguhnya!

Bersamaan dgn Inter-Livorno, berlangsung pula pertandingan Chelsea-Huddersfield. Di luar dugaan Huddersfield sanggup memberikan perlawanan ketat meski akhirnya mesti takluk 3-1.

dan ada pertandingan MU-Arsenal. Di luar dugaan, The Gunners digelontor 4 gol tanpa balas oleh The Red Devils! What's wrong, young guns??

Selanjutnya calon lawan Inter di Liga Champions, ditaklukkan tim divisi I, Barnsley 2-1 di Anfield! So, kalo Barnsley ajah bisa menang lawan liverpool di anfield kenapa inter nggak?? ayo la beneama, bantai liverpool di anfield!! Khusus untuk Zlatan Ibrahimovic, aku ingin lihat lagi gol-golmu yg keren abis!!

trus pertandingan penting lagi: Juventus vs Roma. Lewat tendangan bebasnya Alessandro del piero sukses membawa La Vecchia Signora meraih kemenangan 1-0. Juve boleh menang, tapi tetap yg tersenyum Inter. Sebab dgn hasil itu, selisih poin Inter dgn Juve dan Roma menjadi 11 dan 12. Treble winners semakin dekat untuk Inter!

Oh iya tambahan:
Ada tugas komunikasi organisasional. Mencari pengertian organisasi / definisi. Menurut Profesor Il Calcio maksudnya profesor Kumaha Aing organisasi adalah suata kata yang dimulai dengan huruf o dan diakhiri huruf i, berasal dari bahasa inggris organization yang artinya .... cari aja sendiri hehehe...!
ini serius sekarang mah

Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama

Kamis, Februari 14, 2008

Kerennya Persib di Putaran Pertama

Saat putaran pertama Persib sukses menjadi juara paruh musim. Keren abis pokoknya mah. Nah pas itu aku buat majalah namanya Kotak, buat tugas PIJ. Ada rubrik persib pastinya. Mengulas putaran pertama Persib. Andai majalah itu masih ada, bukan cuma buat tugas, maka judul yg cocok adalah Putaran Kedua yang Mengkhawatirkan… Hiks..hikss… Tapi ga pa-apa baca aja deh kerennya Persib waktu putaran pertama:

“Puas … puas … puas!” Mungkin itulah perasaan yang tergambarkan dari semua ofisial, pemain, juga para bobotoh Persib setelah putaran pertama Liga Indonesia XIII berakhir. Betapa tidak, Persib, Sang Pangeran Biru berhasil menutup jeda kompetisi sebagai juara paruh musim. Benar-benar prestasi yang luar biasa dan membanggakan bagi kota Bandung dan Jawa Barat. Asa untuk mengulang kejayaan 13 tahun silam pun semakin membuncah.

Sebelumnya tak ada yang mengira prestasi tim kebanggaan kota kembang ini akan sedahsyat ini. Musim lalu saja Persib hanya berkutat di papan bawah dan nyaris saja terdegradasi. Andai saja tak ada gempa di Yogyakarta dan sekitarnya – yang membuat PSSI menghilangkan degradasi – mungkin saja tahun ini Persib harus bermain di Divisi I.

Tak mau mengulangi kesalahan musim lalu, manajemen Persib pun bertindak cepat. Pelatih Arcan Iurii dipertahankan, sembilan pemain dipertahankan, dan tentu saja mendatangkan pemain-pemain baru yang berkualitas tinggi. Yang paling sensasional adalah mendatangkan striker timnas U-23 Kamerun, Christian Beckamenga dengan nilai kontrak Rp 1,1 miliar. Selain itu manajemen juga mendatangkan pemain lokal berkualitas seperti Bayu Sutha dan Nova Arianto. Beberapa pertandingan persahabatan pun diadakan sebelum liga bergulir. Dengan pemain-pemain yang berkualitas dan berbanderol tinggi, target juara tentunya bukan sekadar omong kosong belaka.

Setelah terhenti seminggu akibat masalah APBD, akhirnya pada tanggal 10 Februari Liga Indonesia resmi bergulir. Persib mengawali perjalanan panjangnya dengan melawat ke Aceh melawan Persiraja Banda Aceh. Partai itu berhasil dilalui dengan sukses. Suwitha Patha cs berhasil menang 2-1. Namun, keraguan muncul saat Persib ditundukkan PSDS Deli Serdang 2-0. Apakah pasukan Maung Bandung benar-benar sanggup menjawab keinginan bobotoh yang menginginkan tim pujaannya kembali menjadi yang terbaik di tanah air?

Bukan Maung Bandung namanya kalau tidak bisa bangkit. Semua kritikan berhasil dijawab tuntas dengan kemenangan demi kemenangan. Dua partai kandang awal berhasil dimenangkan. Kekalahan dari tim yang mengejutkan musim ini, Sriwijaya FC membuat banyak orang yang menganggap Persib hanya “jago kandang”. Benarkah demikian?

Ternyata lagi-lagi Sang Maung mampu menjawab semua kritikan tersebut dengan permainan menawan dan menakjubkan. Saat Christian Beckamenga absen karena harus membela negaranya, duet Zaenal Arif dan Redouanne Barkawi adalah jaminan mutu. Semua pemain Persib dapat bermain baik saat dipercaya Arcan Iurii. Hasilnya Persib sanggup melakukan lima kali kemenangan beruntun. Bukan hanya di Stadion Siliwangi, Persib sanggup menang juga di Tangerang dan Bogor. Hal tersebut membuktikan bahwa Persib bukan hanya “jago kandang”.

Hasil imbang 0-0 saat melawan PSMS Medan tanggal 7 April seolah hanya menjadi penunda pesta Persib Bandung. Pasalnya tiga hari kemudian skuad Arcan Iurii sanggup menjinakkan PSSB Bireun dalam pertandingan tanpa penonton di Siliwangi dengan skor 3-1. Hasil tersebut membuat Persib menduduki peringkat pertama klasemen sementara. Asal tahu saja, Persib terakhir kali menjadi peringkat pertama pada tahun 1996 atau sebelas tahun silam. Wow, sudah cukup lama ya!

Kekalahan dari Persela Lamongan (18/4) memang sudah bisa diprediksi. Betapa tidak, saat itu Persib kehilangan enam pemain intinya! Dan gol kemenangan Persela dicetak pada saat injury time. Bener-bener nyere hate eta mah. Tapi tak perlu risau, toh Persib masih berada di peringkat kedua.

Dua partai kandang terakhir benar-benar dimaksimalkan oleh skuad Arcan Iurii untuk merebut kembali posisi puncak klasemen. Dimulai saat menjinakkan Semen Padang 3-0 dan saat menghadapi musuh bebuyutan, Persija Jakarta.


PERSIB 3-0 PERSIJA
Tanggal 24 April menjadi hari yang paling ditunggu oleh para bobotoh. Pada hari itu Persib bertanding melawan musuh bebuyutan Persija Jakarta. Kemenangan adalah hal yang sangat dinanti oleh para bobotoh. Persib memang memiliki catatan buruk jika bertemu Persija. Persib tidak pernah menang dalam 16 pertemuan terakhir atau 8 musim kompetisi.

Animo bobotoh saat menjamu Persija memang luar biasa. Berdasarkan pengamatan Kotak para bobotoh sudah memenuhi stadion sejak pukul 12.00. Pukul 13.15 stadion sudah penuh sesak, padahal pertandingan baru dimulai pada pukul 15.30. Stadion Siliwangi sudah menjadi lautan biru, tak ada Jakmania di Stadion Siliwangi mengingat permusuhan antara bobotoh dan Jakmania.

Sebelum pertandingan hujan deras sempat mengguyur stadion. Tapi hal itu tidak menyurutkan antusiasme bobotoh dalam bernyanyi mendukung Persib dan menghujat Persija. Untunglah hujan mereda saat pertandingan akan dimulai. Para bobotoh pun semakin antusias, ada yang menyalakan kembang api.

Pada menit ke-14 Eka Ramdani mencetak gol spektakuler dari jarak 25 meter. Gol yang disambut sukacita oleh puluhan ribu bobotoh. Tak cukup sampai di situ Persib kembali menambah gol melalui Christian Beckamenga pada menit 16 dan 40. Persib unggul 3-0 atas Persija. Benar-benar luar biasa.

Babak kedua hujan kembali mengguyur stadion. Akibatnya permainan menjadi kurang berkembang, kedudukan tetap 3-0 sampai pertandingan berakhir. Kemenangan sensasional di penghujung putaran pertama yang membuat Persib menjadi juara paruh musim.

“Prestasi Persib tahun ini sangat bagus, tentunya lebih bagus dari tahun kemarin. Adanya pemain baru membuat emosi baru sehingga tercipta teknik baru,” kata Yana Wulyo, Panglima Viking kepada Kotak.

Bobotoh menyambut kemenangan ini seolah-olah Persib telah juara. Di jalan-jalan bobotoh melakukan konvoi, menyanyi-nyanyi, dan berklakson ria. Pengamatan Kotak di daerah Cicadas, Cicaheum, dan Ujung Berung, bobotoh terus melakukan konvoi. Di pinggir jalan banyak pula bobotoh yang menyambut kemenangan ini. Sayangnya kemenangan ini masih dinodai oleh ulah bobotoh. Di daerah Cicadas ada mobil berplat B yang dilempari dan dipukul-pukuli. Untungnya ada polisi yang mengamankan
.
Anehnya walaupun Persib telah menjadi juara paruh musim, hanya tiga pemain yang dipanggil timnas: Eka Ramdani, Salim Alaydrus, dan Zaenal Arif. Mengapa begitu PSSI? Tapi tak apalah toh pemain yang tidak dipanggil dapat memperkuat Persib di ajang Copa Indonesia bulan Juni 2007.

Putaran kedua Liga Indonesia baru akan dimulai pada bulan Agustus mendatang. Persib tidak boleh lengah, masih ada 17 pertandingan yang menentukan. Semua kemungkinan masih bisa terjadi, namun harapan bobotoh tetap satu: Persib kembali menjadi juara Liga Indonesia! (luzman)

Momen Persib di putaran pertama
10 Februari : Liga Indonesia resmi bergulir. Persib mengawalinya dengan sukses, mengalahkan Persiraja dengan skor 2-1.
18 Februari : Terjadi insiden saat Persib menjamu Persita di Stadion Siliwangi. Kiper Persib, Tema Mursadat meludahi pemain Persita. Akibatnya, ia diganjar denda Rp 25 juta.
4 Maret : Persib dikalahkan Sriwijaya FC 1-0. Sebagian kalangan menganggap Persib hanya “jago kandang”.
14 Maret : Bobotoh yang tidak memiliki tiket menjebol stadion saat Persib menjamu Persema Malang. Akibatnya pertandingan sempat tertunda selama satu jam. Badan Liga Indonesia (BLI) menghukum Persib dengan satu pertandingan tanpa penonton. Menurut Yana Wulyo kepada Kotak wajar-wajar saja mereka meluber karena mereka ingin nonton sedangkan kapasitas stadion kurang. Ia melanjutkan “Rasa mencintai bobotoh pada Persib kan tinggi. Jadi seharusnya Bapak Wali segera membuat stadion baru.”
11 Maret-3 April : Persib meraih lima kemenangan beruntun, termasuk di Tangerang dan Bogor sekaligus memupus anggapan Persib sebagai “jago kandang”.
7 April : Rekor 100 % kemenangan kandang dihapus PSMS Medan. Persib ditahan tanpa gol sehingga ambisi ke puncak klasemen tertunda.
10 April : Pertandingan ini tidak dihadiri penonton, sebagai hukuman atas keributan yang terjadi saat menjamu Persema Malang. Persib menang 3-1 dan berhasil naik ke puncak klasemen, terakhir kali terjadi sebelas tahun silam.
18 April : Persib bertanding tanpa diperkuat enam pemain pilarnya karena hukuman akumulasi kartu dan ada yang membela timnas negaranya. Akibatnya Persib dikalahkan Persela 2-1.
24 April : Persib mengalahkan musuh bebuyutannya Persija Jakarta dengan skor telak 3-0. Beberapa hari kemudian Sriwijaya FC ditahan PSIS 1-1. Hasil ini membuat Persib menjadi juara paruh musim.
27 April: Tiga pemain Persib dipanggil tim nasional untuk melakukan pemusatan latihan persiapan Piala Asia 2007 di Samarinda. Tiga pemain itu adalah Salim Alaydrus, Eka Ramdani, dan Zaenal Arif.
11 Mei : Salim Alaydrus dipulangkan dari timnas karena cedera. Pertandingan Copa melawan tim Divisi II, Persik Kendal yang seyogianya dimainkan 13 dan 16 Mei diundur menjadi 3 dan 7 Juni karena Persik harus bertanding di Divisi II. Jika lolos, pada 32 besar Persib akan berhadapan dengan Persijap Jepara.
20 Mei :Persib sebagai juara paruh musim wilayah barat bertanding melawan PSM Makassar, juara wilayah timur di Samarinda. Pertandingan ekshibisi tersebut dimenangkan Persib dengan skor 2-0. Gol kemenangan Persib dicetak oleh Barkawi menit ke-35 dan Beckamenga menit ke-72 melalui titik penalti.
23 Mei : Keputusan kontroversial dibuat PSSI. Bayu Sutha yang jarang dimainkan di Persib dipanggil untuk memperkuat tim nasional.


Minggu, Februari 03, 2008

Inter dibantu wasit? Ceuk saha??


Di tengah pemberitaan yg kurang sedap di media massa Inter harus menjamu Empoli di Stadion Giuseppe Meazza. Entah mengapa media sering memojokkan Inter, pada sirik kali yah? Seperti pada pemilihan Oscar del Calcio, bayangkan Roberto Mancini tidak masuk nominasi pelatih terbaik! Padahal musim lalu Mancini berjasa besar mengantar Inter meraih scudetto disertai pemecahan berbagai rekor, seperti rekor Eropa atau mungkin dunia: 17 kemenangan beruntun, ditambah rekor poin tertinggi:97 poin. Kurang apa coba??

Anjing menggonggong, yah biarin timpukin aja (lho). Eniwei, Inter harus membuktikan bahwa pemberitaan di media adalah bo'ong besar. Enak ajah dibantu wasit.

Kembali ke pertandingan. Pertandingan berjalan panas.. (hareudang nya) Inter berhasil unggul lewat titik putih setelah pemain empoli (teuing saha) handsball di kotak penalti. Ibra yang mengambil tendangan dan ... GOOALLLLLL. 1-0!!!

Kalo melihat di tayangan ulang memang tidak jelas handsball atau bukan. Kecurigaan Inter dibantu wasit kembali timbul?? Eit. jangan bersuudzon dulu.. beberapa menit kemudian Vieira mendapat kartu kuning, padahal mah ceuk urang teu aya pelanggaran da. Habis itu dia protes. Teu jiga di Indonesia, protes teh dibiarin wae. Di italia mah kalo protes dapet kartu. Jadi we si vieira dapat merah! So, bayangin aja Inter harus bermain dgn 10 orang. Ini yg ketiga kalinya setelah melawan Juventus dan Udinese Inter juga bermain dgn 10 orang.. Jadi yg bilang Inter dibantu wasit, mikir atuh... masa dibantu tapi dapet kartu merah wae

Tapi yg namanya Inter walaupun dgn 10 orang tetep keren dong. Yang paling keren tuh Julio Cesar. Gak percuma aku ngelatih dia (lho..) Empoli mendapat penalti setelah materazzi pelanggaran (mikir lagi yah yg bilang inter dibantu wasit).. Luca Saudati menendang.. daaaaaaannnn.... YEESSS Julio cesar berhasil menggagalkannya... MANTAP MAN...!!! Keren abis.. ga heran kalo lo jadi kiper utama timnas brazil..

Akhirnya the winner is: La beneamata..! Di luar dugaan, di tempat lain AS ROMA dibantai siena 3-0, juventus ditahan imbang Cagliari 1-1. Kembali selisih poin menjadi 8 dan 12. Scudetto ke-16 semakin mendekat.
Upcoming fixture: (10/2) vs catania di stadion angelo massimino

Inter 1-0 Empoli (HT: 1-0)

Scorer: Ibrahimovic (pen) 34.

Inter: 12 Julio Cesar; 4 Zanetti, 16 Burdisso, 23 Materazzi, 26 Chivu; 14 Vieira, 19 Cambiasso, 5 Stankovic (24 Rivas 49); 11 Jimenez (6 Maxwell 46); 8 Ibrahimovic, 9 Cruz (29 Suazo 56).
Subs not used: 1 Toldo, 18 Crespo, 28 Maniche, 30 Pelé.
Coach: Roberto Mancini.

Empoli: 1 Bassi, 46 Raggi, 16 Marzoratti (6 Abate 59), 2 Piccolo, 77 Antonini; 8 Marianini, 5 Moro (11 Saudati 55), 10 Vannucchi (18 Giacomazzi 84), 32 Budel; 24 Buscè; 9 Pozzi.
Subs not used: 23 Balli, 4 Rincon, 7 Tosto, 27 Volpato.
Coach: Alberto Malesani.

Referee: Paolo Tagliavento (Terni).

Booked: Vannucchi 33, Vieira 39, Cambiasso 53, Abate 65, Piccolo 71, Julio Cesar 74, Pozzi 80, Saudati 90+1.
Sent off: Vieira 39.

Kamis, Januari 31, 2008

Super mario balotelli

stadion olimpico, turin..
Ribuan pasang mata tertuju pada dua tim yg akan bertanding. Derby d'Italia, begitu julukan pertandingan ini, walaupun hanya bertajuk copa italia pertandingan antara internazionaile milan dan juventus selalu berlangsung panas dan menarik,,

kick off.. aggregat 2-2, artinya juventus unggul gol away.. malam yg sangat istimewa untuk seorang mario balotelli striker muda inter yg berusia 17 tahun. Si mario bross eh balotelli keren abis deh.. dua gol ia cetak ke gawang La Vecchia signora. Gol keduanya sangat berkesan. dicetak sangat indah dengan setengah akrobatik, golnya membuat inter leading 3-2.
agregat 5-4 untuk Inter.. keren.. cool... amazing balotelli striker italia keturunan ghana.. Jadi siapa bilang Inter kebanyakan asing? pemain muda inter tuh keren2, asli didikan akademi, kebanyakan Italia, contohnya si balotelli. Ingat, ia berhasil mencetak 2 gol ke juventus loh, bkn main2. prestasi yg luar biasa tentunya. kemungkinan final akan kembali mempertemukan Inter dan AS Roma, kok bisa pas terus yah ketemu di final.. ? kalao jadi kenyataan ini keempat kalinya final inter vs roma. Yup yang pasti treble winners semakin dekat untuk inter..

btw, sekarang tuh lagi liburan, tapi seperti biasa masih ke LIA malem loh jam 7 ampe jam 9. Malem tuh takut bencong, soalnya trauma nih masa pernah dibilang ganteng ama bencong..? hii seereem...
besok mau ke bazaar SMA 2 nih ada nidji
lagi bingung nih mau promosiin blog ini gimana caranya ya? Ngomong langsung ke orang ga diwaro, promosi website ga ada yg masuk. Hikss..hiks.. padahal tulisan artikelnya berbobot loh...


HIDUP PERSIB!!!

Jumat, Januari 25, 2008

Kenapa luzman-interisti?

Udah libur euy..! Sekarang mah tinggal nunggu masa perwalian tuk semester 4, mudah-mudahan aja nilaiku A semua yah.. Aamiiin..!

Btw, bapakku akan balik lagi ke aceh tuk bekerja, hari senin. Tiketnya udah dipesen, naik primajasa di BSM hari senin (27/1) jam 1 pagi, trus langsung ke bandara. Aku juga pingin ke aceh sebenarnya, buat penelitian ttg syariat Islam di Aceh.. hehehe.. .

Back to laptop.. Hmmm.. liburan gini enaknya ngapain yah? Iseng aja deh ngurusin blog. Oh iya, mungkin banyak yg heran yah kok nama blog ini luzman-interisti.blogspot.com, padahal kan isinya kebanyakan tentang Persib. Soalnya gini, selain bobotoh saya juga pendukung Inter Milan alias Interisti. Apalagi sekarang Inter lagi keren-kerennya, sampai lupa kalo ada tim sekota, yg ga tau yah ada di posisi berapa Serie-A. Hehehe…

Selain nulis tentang Persib aku juga suka nulis tentang Inter, dan juga pernah dimuat di Soccer. Ini terbukti dari dua tulisanku yang dimuat pertama dan kedua kali di Soccer, semuanya ttg Inter. Tentang prediksi, yang satu benar dan yang satu salah.



Inter Milan di studio Trans7

Mancini, Spesialis Piala Italia

Awal musim ini Inter Milan merasa bahagia karena berhasil mengawalinya dengan merebut Piala Super Italia. Namun, sepertinya Inter masih sulit untuk merebut scudetto musim ini. Karena faktor pelatihnya Roberto Mancini. Lho kenapa? Dilihat dari karier kepelatihannya Mancini selalu membawa timnya merebut Piala Italia. Saat bersama Fiorentina, Lazio, dan terakhir Inter, ia membuktikannya. Menurut saya, jika musim ini memang gagal merebut scudetto setidaknya Piala Italia dapat direbut kembali.

Komentar Redaksi: Prediksi Anda patut ditunggu kebenarannya. Pada 30 November nanti, Mancini sudah diuji kesanggupannya mempertahankan Piala Italia. Inter sudah bertemu Parma perdelapan final pertemuan pertama Piala Italia 2005-06
(dimuat di Tabloid Soccer no. 20/VI/ sabtu, 19 November 2005)

Aku buat tulisan ini waktu kelas 3 SMA. Alhamdulillah, ini bukan terakhir kalinya tulisanku dimuat di Soccer. Prediksiku yang ini sih tepat. Malahan pada musim 2005-06 bukan hanya Copa Italia yang diraih Inter, scudetto pun berhasil diraih setelah Juventus terkait skandal Calciopoli. Banyak yg menganggap scudetto tersebut hanya hadiah. It doesn’t matter. Inter dapat menjawabnya di musim selanjutnya. Musim 2006-07 Inter meraih scudetto dengan berbagai rekor, bahkan musim ini pun (2007-08) Inter sepertinya sudah tak terbendung lagi untuk meraih scudetto. Apalagi penampilan saudara kembarku, Zlatan Ibrahimovic, makin yahud aja. Forza La Beneamata!


Prediksi liga champions
Undian perempat final telah dilakukan dan memunculkan partai menarik. Tampaknya Inter, Milan, dan Barcelona tidak akan kesulitan menghadapi lawan-lawannya. Duel menarik sudah pasti antara Arsenal vs Juventus. Patrick Vieira akan kembali ke Highbury. Wow patut ditunggu! Tapi melihat permainan Henry dkk yang semakin matang dan sanggup menyingkirkan Madrid, tampaknya Arsenal akan mengalahkan Juventus.

Partai semifinal akan mempertemukan Milan-Barca. Tentu saja ini partai yang menarik. Tampaknya Milan akan menang karena juara Serie-A hampir pasti direbut Juventus. Selanjutnya Inter-Arsenal. Ini partai menarik karena dua musim lalu mereka pernah bertemu. Inter menang 3-0 di Highbury, tapi Arsenal sanggup membalasnya di Giuseppe Meazza. Melihat motivasi dan kondisi, tampaknya Inter yang akan melenggang ke partai puncak.

Stade de France akan menjadi saksi sejarah dua tim Kota Milan bertemu di partai puncak. Tentunya jika hal itu terjadi publik kota Milan akan berpesta, siapa pun pemenangnya.
(dimuat di Tabloid Soccer 1 April 2006)

Masih di musim 2005-06, aku membuat prediksi lain, kali ini tentang Liga Champions. Keren kan bisa dimuat lagi. Hehehe…Sedih sih waktu musim 2005-06 itu prediksiku tidak menjadi kenyataan. Finalnya malah Barcelona-Arsenal. Entah mengapa Inter selalu kesulitan jika bermain di Liga Champions. Terakhir kali juara sudah lama sekali yakni musim 1964-65, waktu zaman pelatihnya Helenio Herrera. Tapi feelingku sih sekarang Inter bakal juara Liga Champions, apalagi lawannya di perdelapanfinal “hanya” Liverpool. Haahaha.. :D

Sabtu, Januari 12, 2008

Tahun 2007, tahun Penuh Pembelajaran bagi Persib

Baru saja kita merayakan pergantian tahun dari tahun 2007 ke tahun 2008. Dan tak lupa dari 1428 H menuju 1429 H. Pergantian tahun ini adalah saat yang paling tepat untuk bermuhasabah atau berintrospeksi diri. Berintrospeksi atas berbagai kejadian di tahun lalu dan mencoba memperbaikinya di tahun ini. Kesalahan-kesalahan apa yang telah kita lakukan di tahun lalu dan kita coba untuk perbaiki di tahun ini. Kegagalan apa yang telah menimpa kita dan berusaha untuk mencapai keberhasilan di tahun ini.

Lalu apa hubungannya antara proses muhasabah dengan tim kesayangan kita, Persib Bandung? Yup, seperti yang kita ketahui pada tahun 2007 lalu tim kesayangan kita mengalami kegagalan total. Gagal menjadi juara, bahkan gagal lolos ke babak delapan besar. Harapan bobotoh untuk menyaksikan tim kesayangannya merengkuh gelar juara pun pupus sudah. Semakin panjanglah puasa gelar yang dialami tim Maung Bandung.

Padahal pada putaran pertama lalu Persib tampil gagah perkasa. Persib mendatangkan berbagai pemain berkualitas seperti Christian Bekamenga, Nova Arianto, dan Nyeck Nyobe. Kemenangan 3-0 di penghujung putaran pertama atas musuh besarnya Persija Jakarta membuat Persib menjadi tim terbaik paruh musim. Target juara tampaknya bukan omong kosong belaka, jika melihat perjalanan Persib di putaran pertama yang nyaris tanpa cacat.

Terlalu Banyak Intervensi


Sudah sewajarnya komposisi tim yang terbukti sukses meraih juara paruh musim telah terbukti ketangguhannya. Lalu sebenarnya apa yang ada di pikiran manajemen Persib saat mencoret Nyeck Nyobe dan menggantinya dengan Leo Chitescu? Sudah jelas Nyeck Nyobe menjadi faktor penting yang membuat lini belakang Persib tangguh di putaran pertama. Chitescu? Di klub lamanya saja, PSM, ia tampil tidak terlalu istimewa.

Pencoretan Nyeck Nyobe dan menggantinya dengan Chitescu ditengarai menjadi faktor utama menurunnya prestasi Persib di putaran kedua. Pergantian komposisi tim dapat mengganggu keharmonisan dan kesatabilan tim yang sudah terbukti tangguh di putaran pertama. Persib tentunya perlu menggunakan taktik baru dengan datangnya Chitescu.

Manajemen sempat berkilah, peran Nyeck Nyobe dapat digantikan oleh pemain lain. Boleh saja manajemen berkata begitu, tapi hasil di lapanganlah yang berbicara. Persib hanya meraih 18 poin di putaran kedua, jauh berbeda dengan putaran pertama yang meraih 36 poin. Stadion Siliwangi sudah bukan menjadi sahabat lagi bagi Persib. Hanya dua kali Persib sukses meraih poin penuh di kandangnya sendiri.

Pergantian pelatih dari Arcan Iurie ke Tim Lima saat kompetisi berlangsung terbukti tidak berpengaruh. Persib tetap saja tidak lolos ke delapan besar. Wajar saja, yang salah bukanlah pemain atau pelatih tetapi manajemen tim yang terbukti tak dapat menciptakan suasana harmonis di putaran kedua.

Selain itu posisi pelatih kepala di Persib adalah posisi yang sarat beban mental, tantangan, dan tekanan. Banyak tekanan yang muncul dari sana-sini karena banyak orang yang merasa “pintar” di Persib yang turut mengintervensi kebijakan tim. Hal ini berbeda dengan yang dialami Rahmad Darmawan di Sriwijaya FC. Di tim itu ia bebas bergerak, tak ada beban “harus juara” dan pihak yang ikut campur. Alhasil Laskar Wong Kito sukses merengkuh gelar Copa Dji Sam Soe 2007.

Bobotoh sebagai suporter setia pun harus ikut berintrospeksi. Jangan sekali-kali meniru tindakan suporter terbaik Copa (baca: The Jak) yang sering berbuat kerusuhan. (haha.. The Jak suporter terbaik, mau muntah sayah.. hoeeekkk..!) Ingat rasa cinta bukanlah diwujudkan dengan tindakan anarkis,melainkan dengan dukungan sportif yang tiada henti!

Saatnya Menatap ke Depan
“Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian. Allah Maha Mengetahui sedang kalian tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 216)

Kita semua sebagai bobotoh tentunya berharap Persib menjadi yang terbaik musim ini. Kita tentu sedih karena Persib gagal melenggang ke babak 8 besar, Tapi ternyata Allah SWT mempunyai rencana lain yang tidak kita ketahui. Mungkin tahun 2007 belum saatnya Persib menjadi yang terbaik karena memang masih banyak hal yang harus diperbaiki. Jadikan saja kegagalan di tahun 2007 menjadi pembelajaran untuk tampil lebih baik tahun ini. Semoga di Liga Super Indonesia (LSI) yang akan dimulai Juli mendatang Persib akan berprestasi lebih baik. Akhir kata, selamat tahun baru 2008 M, selamat tahun baru 1429 H! Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin!